Latar dan kisah Jagad racing kompetisi, segmen otomotif sungguh atraktif, tak lagi sekedar pamer popularitas dan tebar pesona !
Lebih dari itu, juga ada konten dakwah yang berupaya diselipkan, demi membangun mental generasi bangsa makin sehat dan baja.

Seperti singgasana "EP BG78 Racing Team, Sumenep", yang sentral kendalinya beraroma religi, digawangi oleh Dhavin dan Dhavan, santri Ponpes PUNCAK DARUSALAM, Pamekasan.
Review-nya, Dhavin dan Dhavan adalah sosok penikmat otomotif, Sumenep, yang simpati terhadap milenial Sumenep.

"Karena hobi prestasi seperti road race, telah menjadi impian para milenial, melalui Racing Team ini, kami ingin berpartisipasi untuk memberi contoh yang dibenarkan, juga sesuai prosedur.
Agar para pelaku balap liar di wilayah Sumenep, terinspirasi dan segera beralih ke event resmi otomotif, "tegas Dhavan.

Lebih dalam lagi, olahraga prestasi road race kalau kami menilai, membutuhkan persiapan lebih komprehensif.
Dari pelatihan fisik, research mesin, penggantian spare part yang telah mengalami penyimpangan, atau maintenance rutin.

"Point ini saja, konteksnya telah menyelipkan perilaku "Iltizam", yang berarti berpegang teguh, taat dan bersungguh-sungguh, juga perilaku "Wafa" yaitu tanggung jawab, "urai Dhavin.
Untuk susunan formasi team, diperkuat rider potensial M. Afin dan diback up engine builder Budiono, juga veteran seeded Jatim.

Tampil di kelas Bebek 2 Tak 125 Novice dan Bebek 2 Tak 125 Open Jatim, yang lagi memanas tensi kompetisinya.
Sejak sesi free practice, Official EP BG78 Racing Team, Sumenep, telah melangsungkan penyempurnaan support system research gigi rasio.

Hingga, final gear dan struktur rangka, include suspensi depan belakang, direseting oleh Budiono.
Mantapnya, saat free practice M. Afin mendapat rival sparing Kiki Aranxa dan Rasya, praktis soal kontrol durability power, inovasi racing line, sampai best time, M. Afin makin terpacu kembangkan improve, seperti yang disampaikan Febri asisten Budiono.

Maka, sangat rasional ketika di laga Bebek 2 Tak Novice, M. Afin jadi imam, sejak lepas start, hingga menorehkan prestasi terbaiknya !
Tanpa perlawanan yang berarti, M. Afin menunjukan gaya balap berkelas, setia disemangati oleh Dhavin dan Dhavan dari tribun utama.

Fisik M. Afin memang tak terbantahkan, telah terklasifikasi standar petarung Nasional.
Pemaparan ini, selaras inovasi racing line, yang dijaga tipis, demi mempertahankan speed diatas limit.
"Di laga perdana ini, menurut saya masih banyak yang perlu dievaluasi, baik dari sisi teknis maupun non teknis.

Bahkan, telah saya komunikasikan bersama Official Team, terkait detail persiapan, pemusatan latihan, hingga simulasi menghadapi trouble shooting.
Dengan Niat, tekad dan semangat, yang senantiasa dijaga, serta Istiqomah, saya yakin ada hikmah luar biasa, salah satunya prestasi puncak yang telah ditorehkan M. Afin, "wejang Dhavin membakar semangat. skg



















































