Ini dia Racing Team yang lagi viral, sekaligus tampil menjadi trigger otomotif segmen road race di pulau Dewata, hingga kembali bergairah !
"Dinar Jegeg Racing Team" tak sekedar jadi peserta, tapi turut berpartisipasi tampil sebagai penyelenggara.

Seperti kejuaraan bergengsi Dinar Jegeg Road Race Openchampionship 2026, bulan silam digelar oleh management "Dinar Jegeg" di Jembrana, Bali.

Kian mempertegas, bahwa Gede Suki Arsana owner Dinar Jegeg Racing Team, juga CEO Dinar Jegeg Bali Property, memang tak terbantahkan, "kadar gila" hobinya di otomotif segmen road race.

Review-nya, "Dinar Jegeg Racing Team" merupakan perwujudan kasih sayang bapak ke anak, yang sama-sama gila terhadap olahraga adrenalin.
Terlebih Bos Suki, di pulau Dewata dikenal sosok Family Man, yang aktif bersosialisasi, dengan semua kalangan.

Atas dorongan jiwa patriot ini, mode otomatis kabinet Dinar Jegeg Racing Team, Singaraja, singkat tersusun, dengan basecamp di Jl. Gesing, Singaraja.

"Saya pribadi di era 95 mantan pelaku balap GTX, kalau Agus Sanjaya anak saya sejatinya juga pembalap GTX, lantas sepakat membangun singgasana "Dinar Jegeg Racing Team", begitu alami.

Dinar Jegeg, saya ambil dari nama anak saya cewek, yaitu "Dinar Santini", dia satu-satunya cewek di keluarga besar saya.
Sedang Jegeg artinya "Cantik", kalau digabungkan maknanya, bisa diartikan wujud syukur dan pujian seorang bapak terhadap "Anaknya yang Cantik, "senyum Bos Suki.

Di laga bergengsi skala Nasional Motoprix 2026 Seri perdana di sirkuit GBT, Surabaya, Dinar Jegeg Racing Team, Singaraja, lagi-lagi memikat perhatian public racing !

Kiki Aranxa rider potensial Jatim, kesayangan Bos Suki, tampil spektakuler, di kelas Bebek 2 Tak 116 cc Lokal Jatim dan Bebek 2 Tak 125 cc.

Minim kesalahan, konsisten mengumpan power, bermain racing line tipis, mengumbar power yang stabil, terus diupayakan Kiki Aranxa saat berebut posisi terdepan dengan Tommy Salim.

Bahkan, sejak lap-lap awal, sempat membuat public racing histeris, oleh aksinya yang menempel tipis pacuan Tommy Salim rival beratnya.

Kiki Aranxa dan bendera Dinar Jegeg Racing Team, kembali mengangkasa, setelah berada di podium ke-2, di dua kelas bergengsi yang lagi memanas itu.
Tampak dari tepi lintasan, Bos Suki dan Agus Sanjaya, berserta Official Team, meluapkan selebrasi atas kemenangan fenomenal ini.

Prestasi luar biasa ini, juga kuat dipengaruhi oleh solidnya team work, yang terus dibangun harmonis oleh Bos Suki dan Agus Sanjaya di setiap laga.

Oleh atmosfir ini, Donny begawan Berkah Karya Mandiri #158, Probolinggo, engine builder yang didaulat Bos Suki, makin singkat jalankan research dan up grade performa mesin terbarunya.

Seperti menurunkan perbandingan kompresi, serta meracik ulang gigi rasio 2 dan 3, spesial menunjang gasingan atas layaknya sirkuit permanen GBT, Surabaya.

"Selebihnya, pada crankshaft saya telah mengadopsi konsep balancer 2026, diselaraskan under size intake, serta rubahan chamber header knalpot lebih landai, "ulas Donny buka kartu. skg



















































