Garasi Balap Arya Raja Polah Jump Start Rizky Shafira RacBenar prediksi sejak awal, bahwa rider belia potensial putra dari Erwan Arya pemuka otomotif Nganjuk, yaitu Arya Mahendra dan Rizky Ramadhan.
Rider adik kakak itu, disebut-sebut sebagai sosok Kuda Hitam di laga bergengsi Grand Final MCR Openchampionship 2025, yang berlangsung di GOR Joyoboyo, Kediri belum lama ini.

Keduanya tampil impresif, terlebih konsistensi dan komitmen Erwan Arya, dalam menempa teknik dan skill kedua putranya, tanpa kompromi berkesinambungan disosialisasi !

Include memonitor data statistik perkembangan performa kuda besi, dari Bebek 2 Tak 116 cc, Bebek 2 Tak 125 cc dan Bebek 4 Tak 150 cc.

Selaras ketangguhan performa Kuda besi pacuan Arya Mahendra dan Rizky Ramadhan, pada lingkup speed, maupun durability-nya.

Bahkan, sejak latihan resmi, di hari Jum"at dan QTT di hari Sabtu, kuda besi Arya Mahendra dan Rizqy Ramadhan terus mengalami repair, berikut replacment option part fast moving.
Bekal ini, Arya Mahendra dan Rizqy Ramadhan, makin ringan saat mengeksplore aksi berkelasnya !

Strategi matang dan komprehensif, beraroma dedikasi tinggi demi terciptanya regenerasi di Nganjuk ini, memang krusial.
Booster prestasi hakiki yang telah menjadi obsesi saudagar pengusaha renthal mobil dan cuci mobil dengan brand "Rizky Shafira" itu.

Hingga aksi berkelas Arya Mahendra dan Rizqy Ramadhan, di laga kali ini memikat perhatian public racing, setelah sukses mendobrak podium di kelas-kelas bergengsi.
Seperti di kelas Bebek 2 Tak 116 cc Karesidenan Kediri, Arya Mahendra berada di podium ke-4, untuk Bebek 2 Tak 125 cc Karesidenan Kediri berada di urutan ke-2, sedang di kelas Bebek 2 Tak 125 cc Lokal Kediri - Nganjuk, menjadi Numero Uno.

Sementara, Rizqy Ramadhan di kelas Bebek 4 Tak 150 cc Begineer, Rizky Ramadhan mesti puas di peringkat ke-4.
Hingga berita ini diturunkan, nama Arya Mahendra terus menjadi perbincangan public racing tanah air, terkait prestasi dan konsistensi, yang telah dicapainya.

Pelan tapi pasti, nama Arya Mahendra kian popular, terlebih lajang pengusaha apparel balap second dengan brand "Garasi Balap" itu, memiliki attitude rider profesional !

"Over all, torehan prestasi di awal musim kompetisi 2026 yang membanggakan ini, telah saya konversi by data.
Dari peta kekuatan, kapasitas tempur masing-masing squad, sampai intrik team order, sudah saya pelajari.
Pada prinsipnya, saya harus tetap up date korekan dan racikan mesin terbaru, "tegas Erwan Arya. skg



















































