Rider drag bike 3 jaman ini menyambut baik, pemberlakuan regulasi, soal penyeragaman bahan bakar di kejuaraan drag bike di tanah air.
Saya pribadi ikut senang, drag bike kembali semarak, bengkel balap dan tim papan tengah, seolah mendapat angin segar.
Termasuk rider-rider komunitas yang berlaga di kelas Sunmori, ikut antusias, dari basic sport 4 tak 250 sampai di level matic.
Terkecuali kelas FFA yang diklaim kelas para raja, bahan bakar masih diplot bebas.
Kapolres Cup Rookie Drag Bike Championship 2026, Jombang memang tepat menjadi testcase-nya.
Dampak penyeragaman bahan bakar seharga Rp. 13.400, sangat positif juga inspiratif, ketika dibandingkan masih diberlakukan Avgas yang sekitarnya Rp. 45.000.
Mode otomatis memacu inovasi dan kreatifitas, sebab kental memancing improve engine builder, tuner, juga rider.
"Karena tipikal kimia bahan bakar jenis Pertamax Turbo, beda dengan Avgas, yang sebelumnya dominan diadopsi.

Point utama perbandingan kompresi mutlak lebih tinggi, untuk mendefault HP dan torsi maksimal, agar setara seperti saat memakai Avgas.
Konsekuensinya saat memakai Pertamax turbo, main jet pakai 200 dan pilot jet 35, sementara kalau Avgas main jet cukup 155 dan pilot jet 25.
Agar, bias gas segar tetap optimal melayani pelumasan ring piston, alternatif lain memakai tipe piston dan ring piston dengan level lebih berkelas, "jelas Adi Plentiz.

Memang tak terbantahkan ! Regulasi baru ini disikapi serius oleh Adi Plentiz, hingga singkat menemukan final seting terbaiknya.
Faktanya, di kelas Bebek 2 Tak 116 cc Standar, Adi Plentiz konsisten mengukir best time 7,6 detik dan 7,7 detik.
"Pada prinsipnya, intensitas maintenance harus lebih extra, untuk mengetahui seksama dan mendetail, pengaruh Pertamax Turbo, "himbau Adi Plentiz yang sempat dipinang H. Kiki owner Bintang Borneo Racing Team 381 Group, Banjarmasin.

Sekilas infonya Adi Plentiz juga telah berkabar dengan H. Kiki, terkait penyeragaman bahan bakar.
Terlebih Adi Plentiz dengan singgasana Bintang Borneo Racing Team 381 Group, Banjarmasin, dikenal sebagai parameter drag bike di Kalsel.

H. Kiki yang berlatar sebagai kontraktor, pertambangan dan perkebunan itu, juga menyambut baik kabar penyeragaman bahan bakar.
Skala prioritas, terciptanya regenerasi dan kembali bergairahnya industri kreatif otomotif, yang menurut saya jauh lebih penting, "jelas Adi Plentiz mengutip statement H. Kiki. skg



















































