Untuk menyambut musim kompetisi road race 2026, racing team asal Nganjuk milik Erwan Arya ini, mulai berbenah sehubungan mencari best performa kuda besi.
Momentum menunggu terbitnya kalender balap di 2026 ini, turut dimanfaatkan oleh Erwan sapaan-nya, mengevaluasi maupun merevisi strategi, lebih bertaji, demi mempertahankan prestasi hakiki.

Itu lantaran secara prestasi sampai berita ini diturunkan, Arya kelahiran 2006 telah menjadi kandidat kuat young guns Jatim, sehubungan torehan prestasi yang telah diriahnya.
Sedang Rizky di kelas Begineer, peluang dan potensi juaranya juga terbuka lebar, ketika mengasumsikan regenerasi di Jatim masih berimbang !

Penetrasi teknik dan skill dua pembalap potensial, yaitu Arya Mahendra dan Rizky Ramadhan, yang tak lain buah hati Erwan, terus dikebut.
Lahan flat di kawasan GOR Bojonegoro, saat ini yang dimanfaatkan oleh Erwan.

Sebab, menurut alumni Unitomo itu, lahan flat GOR Bojonegoro diklaim menjadi lokasi paling mendidik, untuk menajamkan teknik maupun skill Arya dan Rizky.

Pertama karena layout lintasan dirancang lebih teknikal, semua menu teknik balap tersedia, dari rolling speed, late braking, pengenalan power band, hingga inovasi racing line.

Dengan kondisi sirkuit flat GOR Bojonegoro ini, Erwan jadi makin sensitif dan dimudahkan memonitor lengkingan mesin, akselerasi, sampai soal suspensi depan belakang.

"Step by step, terus saya cari serum korekan dan pengembangan racikan mesin F1Z R yang lebih bengis.
Termasuk evaluasi repair option part mesin yang lebih komprehensif, khususnya MX King pacuan Rizky, "jelas Erwan.

Skema ini yang lantas menjadikan tunggangan Arya dan Rizky, serba terukur secara performa menyeluruh.
"Untuk Rizky penetrasi training-nya lebih saya proyeksikan untuk durability fisik, serta pembelajaran improve terhadap racing line.

Sementara kalau Arya dengan F1Z R-nya, lebih ke menjaga tensi gaya balap agar tak kendor, "terang Erwan. skg



















































