Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT menggelar rangkaian kegiatan edukasi dan kampanye keselamatan berkendara yang diikuti ratusan karyawan dari berbagai perusahaan.
Kegiatan ini juga dilaksanakan di internal office MPM Honda Jatim, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menanamkan budaya keselamatan, baik di lingkungan kerja maupun saat berkendara di jalan raya.
Program edukasi menghadirkan instruktur safety riding berpengalaman dengan materi komprehensif.
Mulai dari teknik dasar berkendara aman, prediksi potensi bahaya di jalan, pentingnya perlengkapan keselamatan berkendara, hingga pembentukan perilaku berkendara yang bertanggung jawab.
Peserta juga mendapatkan sesi simulasi serta diskusi interaktif agar dapat memahami penerapan prinsip #Cari_Aman secara langsung.

Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan edukasi keselamatan yang berkelanjutan.
“Keselamatan berkendara merupakan hal penting yang harus menjadi budaya, tidak hanya di jalan raya tetapi juga di lingkungan kerja.
Melalui program ini kami ingin meningkatkan kesadaran sekaligus keterampilan para peserta agar selalu mengutamakan keselamatan.
Ini adalah wujud nyata semangat Sinergi Bagi Negeri yang terus kami jalankan, "tegas Suhari.

Sementara itu, instruktur safety riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan, menambahkan bahwa pemahaman teknik berkendara yang benar sangat berpengaruh terhadap pencegahan kecelakaan.
“Banyak kecelakaan terjadi bukan karena faktor kendaraan, melainkan kurangnya pengetahuan dan kesiapan pengendara.
Dengan pelatihan seperti ini, peserta dapat memahami cara berkendara yang aman, mampu mengantisipasi risiko, dan lebih percaya diri saat berada di jalan, "jelasnya.
Melalui kegiatan ini, MPM Honda Jatim berharap semakin banyak karyawan perusahaan maupun internal yang memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berkendara.
Sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berbudaya keselamatan. *



















































