Berkah Unggas Racing Team, Lamongan : BERTAJI DI BEBEK 2 TAK JATIM OPEN & TERKENCANG DI JATIM !

Memang beda, hampir tak ada korelasi, ketika menilik pilar usaha Bagas Pratama, sebagai Distributor bibit unggas di kawasan Desa Trepan kecamatan Babat, Lamongan, dengan Racing Team yang dibangun-nya !

Tapi, kilas balik di 10 tahun silam, alumni SMK Muhamadiyah, Babat ini, justru tenar dikenal di kalangan Team Drag Bike, termasuk di jagad karapan liar.

Bagas Bagong sapaan-nya, mengaku sulit berpaling dari jagad racing, terlebih saat bisnis sektor peternakan yang kini dikelolanya, berkembang pesat.

Ihwal simpatinya ini, Kiprah dan partisipasi Berkah Unggas Racing Team, spesial diproyeksikan untuk campaign, merefresh mindset kalangan milenial.

Agar segera beralih ke event resmi prestasi, baik di drag bike, grasstrack atau road race, seruan ini serius dilontarkan oleh Bagas !

"Semoga, Berkah Unggas Racing Team menjadi icon, memberi energi positif, sebagai momentum lembaran baru peralihan ke event resmi pelaku racing zona Babat, Lamongan, "tegas Bagas yang kualitas unggas-nya telah dikenal hingga luar pulau.

Belum lama ini Bagas dan squad tempur Berkah Unggas Racing Team, tampil di event "Blitar Road Race Championship 2026, Blitar", melanjutkan kiprah  kesuksesan laga IMB Road Race Championship 2025, silam.

Gufron AU rider potensial Jatim didaulat sebagai pilot jet darat berbasic F1Z R, hasil kreasi Opa Lingga engine builder kebanggaan milenial Babat, Lamongan.

Sekilas infonya, hubungan Gufron AU, Bagas dan Opa Lingga, terjalin sejak 7 tahun silam, saat kompetisi "Bebek 2 Tak" di road race lagi ngehits.

Gufron AU dengan jam terbang tinggi dan kaya pengalaman, jadi mudah improve mendapatkan chemistry, tipikal korekan mesin "Opa Lingga".

Sebaliknya, Gufron AU juga banyak memberi input dan pencerahan, soal korekan mesin Bebek 2 Tak paling up date, seperti yang telah diadopsi di 116 cc dan 125 cc.

Aktualnya, saat bertempur di Kelas Bebek 2 Tak Standar 116 cc Jatim Open, Gufron AU tampak ringan mengimbangi rider-rider papan atas Jatim, seperti, Sulung Giwa, Tommy Salim, Aam Haris dan Farel Ramadhan.

Gufron AU mendobrak di podium ke-4, usai melalui kompetisi dramatis dengan atmosfir panas, oleh aksi rider yang saling menekan.

Dengan berbekal mental juara Gufron AU menyikapinya tenang, sepanjang laga !

Kestabilan psikis Gufron AU jadi makin mudah memanfaatkan celah dan kekurangan gaya balap rivalnya.

Ditambah performa jet darat yang tak terbantahkan, dengan equipment serba fresh, saat beradu di gasingan tengah atas jadi berimbang.

Pemaparan ini, juga mempertegas jet darat hasil kreasi Opa Lingga, masuk di jajaran Bebek 2 Tak terkencang di Jatim.

"Taruhan-nya, jurus late braking yang jadi acuhan, tapi dilema bagi rider, sebab identik memicu power mesin drop, ketika RPM terlalu over turn.

Tapi memang ini konsekuensi, trek pasar senggol dengan sajian kombinasi U-Turn.

Saya pribadi salut dengan Gufron, selain fokus mencari posisi terdepan, juga kontrol durability mesin, "nilai Opa Lingga.    skg