Kawanua Karya Mandiri Racing Team, Blitar : INI DIA BIANGNYA JET DARAT JATIM, MENEMBUS PENTAS NASIONAL !

Kendati wajah baru di jagad road race, tapi squad tempur yang menggawangi, dominan sosok kawak !

Bahkan tercatat sebagai maestro dan telah lama meramaikan racing kompetisi tanah air, tapi di belakang layar.

Kaji Ipul, begitu public racing akrab menyapanya, secara tak langsung tercatat sebagai sutradara road race Jatim, termasuk di lingkup nasional.

Pasalnya, ketika menilik track recordnya, banyak engine builder, hingga jet darat di Jatim, dalam mode senyap merupakan hasil produk yang ditelurkan Kaji Ipul.

"Pada prinsipnya saya ikut senang, saat racing kompetisi segmen roda dua di Jatim makin maju.

Kemudian, level racing kompetisi terus berkembang, hingga berdampak pada peningkatan sektor industri kreatif otomotif di pelosok Jatim, "papar Kaji Ipul.

Kini Kaji Ipul lagi-lagi tampil menjadi motor penggerak, inisiator "Kawanua Karya Mandiri Racing Team, Blitar".

"Filsafatnya, Kawanua memiliki makna "warga yang bersatu", istilah ini beken dikenal di tanah Minahasa, "kata Alfari Wage sponsor Kawanua Karya Mandiri Racing Team, kelahiran Kotamobagu, Manado.

Alfari sapaanya, waktu belia pernah memiliki kadar gila di road race dan sekarang menetap dan menjalankan bisnis modern market, di kawasan Jl. Delima, Tlumpu, Blitar.

"Di akhir semester pertama 2026, saya akan survey dan evaluasi minat pasar, kalau prospek cerah akan saya kembangkan ke speedshop, "terang Alfari.

Bicara formasi, di event Blitar Road Race Championship 2026, belum lama ini diback up oleh rider potensial Fery S Mumu dan rider level Asia yaitu AM Khadafi.

Fery S Mumu bertempur di kelas Bebek 4 Tak 130 cc Open, Bebek 2 Tak 116 cc Open dan Bebek 2 Tak 125 cc Open.

Sedang AM Khadafi, memanfaatkan sesi waktu luang kejuaraan skala Nasional, ikut berlaga di kelas Bebek 4 Tak 130 cc Novice.

Juga ada Leo Miantono rider kawak, yang tampil di kelas Bebek 2 Tak 116 cc dan 125 cc ExRider.

Sebagai sutradara dan biangnya jet darat di Jatim, hingga pentas Nasional, maka laga bergengsi kali ini masing-masing rider Kawanua Karya Mandiri Racing Team, tampil mendobrak podium Runner up di beberapa kelas bergengsi.

Cuman, di belakang kesuksesan Kawanua Karya Mandirk Racing Team, ada kisah menarik dari AM Khadafi, lantaran merasa kurang familiar dengan layout pasar senggol.

Mengingat, rider kelahiran Jember itu, terbiasa memamerkan aksi berkelasnya di sirkuit permanen, baik di laga Nasional maupun skala Asia.

"Tapi, saya tetap menikmati, terlebih teknik dan jurus late braking, kembali saya refresh. Rival dari Jatim, memang beda, nyali rangkap tiga dan anti teori, "puji AM Khadafi.

Menanggapi evaluasi setelah laga, Kaji Ipul menegaskan semua lini sudah perfect, telah berupaya optimal, juga bangga oleh prestasi para rider saat ini.

"Tapi, ada satu hal catatan perlu digaris bawahi, Racing Kompetisi itu dinamis, yang tak mungkin menjadi mungkin dan sebaliknya.

Jadi, tetap jalin komunikasi, baik dengan internal official team, maupun squad racing team sebelah, kemudian tanamkan jiwa besar, bahwa semua saudara, "wejang Kaji Ipul.   skg