.

Test Ride Viar E-Bike : HADAPI TANJAKAN ARAK-ARAK, PERFORMANYA BELUM ADA TANDINGAN !

Menjadi rangkaian sesi test ride Viar E-Bike, yang diprakarsai oleh dealer exclusive Viar Ditama, Banyuwangi.

Didukung sepenuhnya oleh PT. Triangle Motorindo, produsen Viar Motor Indonesia, yang selalu mengerti dan memahami kebutuhan transportasi masyarakat Indonesia.

Viar melalui produk E-Bike, lagi-lagi menjadi pionir sepeda listrik yang resmi dirilis, di jaringan main dealer, dealer exclusive, dealer dan Viar E-Bike Store, di seluruh penjuru tanah air.

Bicara soal sepeda listrik yang proporsional dan benar pasti produk Viar. Dasar dan latar belakangnya jelas !

Pengalaman puluhan tahun meluncurkan roda tiga segmen niaga, sport trail kebutuhan hobi off road - motocross, ATV, motor listrik sampai bebek - sport daily use, kini diimplementasikan pada E-Bike Viar.

Makin spesial, khusus Viar E-Bike diluncurkan dengan berbagai varian, sesuai segmen masyarakat Indonesia.

So pasti, bandrol-nya juga variatif, ada yang regular alias low sampai premium atau high end.

Pemaparan ini berbanding lurus dengan aksi dan sosialisasi pembuktian performa menyeluruh jajaran produk Viar E-Bike.

Melalui serangkaian sesi test ride, dengan berbagai mode dan tantangan yang kita sisipkan.

Targetnya, mampu memberikan edukasi terhadap masyarakat.

Agar lebih memahami kemampuan, limit pemakaian aki berbanding jarak tempuh, limit tonase, hingga kualitas motor penggerak-nya.

Memang saya pribadi menghendaki terjadinya obyektifitas seluruh masyarakat, soal E-Bike Viar.

"Hingga membangun sebuah kepercayaan, terhadap mode alternatif transportasi baru, dalam menyambut era milenial, "sapa hangat Jimy Big Boss Viar Ditama Banyuwangi.

Dan kali ini adalah sesi test ride yang ke empat, mengusung tema "Tantangan Tanjakan E-Bike".

Kalau sebelumnya, sesi test ride pertama di Banyuwangi. Tema-nya pembuktian E-Bike terhadap kemampuan jarak tempuh. Saat pengujian siang hari, mampu menempuh jarak hingga diatas 25 KM.

Sesi pengujian ke-dua, pembuktian tonase. E-Bike hasil racikan Viar, mampu mengusung beban hingga 108 KG, dengan mode boncengan.

Secara performa stabil saat dipakai manuver dan bisa dipacu di top speed.

Tantangan ke-tiga, start dari Banyuwangi menuju Kawah Wurung kawasan Ijen, Bondowoso. Melintasi jalur tanjakan Erek-Erek.

Spesial menguji performa menyeluruh, dari kemampuan motor penggerak, kapasitas aki dan kemampuan jarak tempuh, hingga soal kestabilan dan safety-nya.

Dan kawasan Arak-Arak Bondowoso, Viar E-Bike kembali diuji. Bagi masyarakat Jatim dan Bali, pasti familiar dengan wilayah ini.

Mengingat, jalur ini paling disuka, relatif potong kompas, dari jalur Probolinggo Pantura saat menuju ke Bondowoso.

Geografisnya dominan perbukitan dan dataran tinggi, sehingga dominan tanjakan dan kelokan.

"Maka, ketika bicara tanjakan, memang kawasan "Arak-Arak" yang rasional, "timpal Haris Pudjo Soeprapto Regional Manager PT. Triangle Motorindo.

Uno dan Akasha nama varian E-Bike Viar yang kali ini diuji, mewakili segmen medium dan high.

Untuk mendapat hasil obyektif, rider yang mengujinya dipilih random. Sebagian juga sengaja mengundang calon customer prospek.

"Maksudnya, apa dan bagaimana testimoni soal performa E-Bike Viar ini, agar bisa cepat kami sikapi, baik dari point promo, maupun input ke pabrikan, "tegas Jimy.

Agar tak terjadi manipulasi data, check point start memakai jalur dengan kontur menanjak.

Memang absolute ! power to weight ratio, yang memungkinkan kedua varian i-Bike Viar ini ringan berakselerasi di tanjakan.

Mode kurva switch control speed yang disematkan pada grip, terbilang cukup smart.

Mampu mengolah data dari input kebutuhan beban yang dilawan oleh motor penggerak.

Sehingga, akurasi putaran hand grip, terkonversi ke speed lebih real time.

Pada point ini, kuat menawarkan sensasi terhadap rider. Jadi makin enjoy berfantasi dengan E-Bike, sembari menikmati indahhnya panorama Arak-Arak. 

Representasi smart dan tangguhnya, kesatuan electrical, motor penggerak sampai switch control speed, jadi lebih dapat.

Promo singkatnya, pasti jeli ditangkap oleh saudagar pengelola tempat wisata, khususnya yang menjual panorama alam.

"Bisa dijadikan pelengkap fitur tempat wisata, sebagai armada dan mode baru menikmati pesona wisata alam, "promo  Haris.

Pada sesi test ride ini pula, secara tak langsung kualitas aki Uno dan Akasha ikut diuji.

Sebab, check point finishnya menuju Viar E-Bike Store Sumber Utama Motor di Jl. Ki Ronggo, Ruko No. 5, Bondowoso milik Hosea Hariyanto.

Hosea sapaanya yang lama berkecimpung di dunia otomotif segmen modifikasi dan racing, turut mengapresiasi produk Viar E-Bike.  

"Kualitas luar dalam terpercaya dan nol problem, "kata Hosea yang setiap bulanya mampu  menjual 5 unit Viar E-Bike.

Masyarakat atau konsumen seputaran Bondowoso, juga mulai kritis. Segala seuatunya harus teruji dan terbukti nyata.

"Puji syukur, kualitas Viar E-Bike, telah memuaskan konsumen sebagai jawabanya, "puji Hosea.

Untuk melengkapi sesi test ride kali ini, icon jembatan Ki Ronggo yang diambil dari nama bupati Besuki di masa perjuangan dan Monumen Gerbong Maut, dipilih menjadi latar foto sesion.

Sontak, pesona Viar E-Bike mengundang perhatian para milenial dan masyarakat Bondowoso, yang kebetulan nongkrong menghabiskan weekend.

Dan kabar hangatnya, minggu ke 4 September 2021, Viar E-Bike akan kembali diuji.

Dengan memakai lokasi Rembangan, Jember sebagai rangkaian lanjutan event Arak-Arak Situbondo.   skg