Penampilan Ferlando putra Miko Race One veteran rider seeded potensial, saat berlaga di Jatim Racing Series Kejurprov 2026, di sirkuit Suryo Magetan belum lama ini, tercatat super fantastis !

Hadirnya Spektator dan sponsor, seperti Ketua Pengcab IMI Ngawi, KONI Ngawi, Boss Prawito, AFF Exhaust, Mahameru Kicau Mania dan MJ Mobil Surabaya, turut memberi energy positif bagi Ferlando, hingga bertempur diatas limit.

Gaya balap rider yang membawa SBRT SRC Reborn AFF Exhaust Widodo Putra Tech Mahameru Racing Team, Ngawi ini cukup berkelas !
Memang rasional, ketika mengacu pada sesi test case dan free practice, yang dihelat dua hari berturut-turut sebelum laga, banyak memberi input.

Revisi dan evaluasi teknik mengumpan RPM, menganalisa power band, hingga racing line paling tipis, lantas menjadi parameter Ferlando.

Strategi yang diadopsi Miko Race One ini, memberi dampak signifikan, ditengah sengitnya pertempuran rider-rider Rookie, serta bejibunya Big Boss pendatang baru dengan jet darat terbarunya.

Ditambah lagi, bekal Ferlando yang intens ditempa dengan jam terbang dan private training berkesinambungan.
Faktanya, empat kelas yang diikuti Ferlando, sukses dikuasai, indikasi jenjang pembinaan yang dilalui Ferlando serba terukur.

Seperti torehan prestasi Ferlando di kelas Bebek 2 Tak 116 cc Kares, Bebek 2 Tak 125 cc Kares, Bebek 4 Tak 130 cc Kares dan Matic 130 cc Kares, kian mempertegas kapasitas tempur putra Miko Race One itu memang tak terbantahkan !

Seri perdana Jatim Racing Series Kejurprov 2026, Ferlando telah mengantongi pundi-pundi point istimewa.

Boss Prawito kontraktor tenar Ngawi dari CV. Asri, yang tak lain Grand Father Ferlando terus mengumbar senyum dan sibuk mengunggah di story WA, atas prestasi cucunya !
Boss Prawito memang mengaku sulit berpaling dari racing, hingga bela-belain menyempatkan hadir mengawal cucunya, di sepanjang perjalanan laga.

Di speling ini, Miko Race One memang jeli, soal menakar dan menganalisa peta kekuatan rider-rider Rookie Jatim.
Hingga merujuk pada reformasi pergantian divisi teknik, yang kini digawangi Salekong begawan SRC, Soge, Pacitan, banyak memberi perubahan !

Bahkan, kabarnya layout sirkuit Suryo Magetan berbanding teka-teki kebutuhan performa mesin pacuan Ferlando, telah dipecahkan oleh Salekong.
Termasuk soal humidity, pengaruh keberadaan sirkuit Suryo Magetan yang dikelilingi bukit.

Menurut Elvans Manager SBRT SRC Reborn AFF Exhaust Widodo Putra Tech Mahameru Racing Team, Ngawi, pada mesin 2 tak 116 cc dan 125 cc, Salekong banyak melangsungkan revisi tinggi lubang transfer silinder, berikut replacment crank Shaft dan penggantian jet needle karbu.
Dasar itu, bebek 2 tak pacuan Ferlando, powernya dikenal rata, baik di gasingan bawah maupun atas.

"Kalau soal traksi, sejauh ini saat giat sesi free practice, Ferlando telah mendapat chemistry dengan kualitas aspal, berbanding batas kemampuan compound ban.

Artinya, ada titik-titik cornering yang memang harus full throttle lebih awal, sembari menyiapkan racing line paling tipis, "jelas Miko Race One yang tiada henti membakar semangat putranya di tengah lintasan ! skg



















































