Harmoni Bumi Sumekar GTX Openchampionship 2022, Sumenep : FUNGSI MANFAAT BERJALAN & OPTIMIS RANGSANG REGENERASI TRACKER MADURA

Sumekar Mototrack Sirkuit, Sumenep telah resmi dan sah, turut berpartisipasi menggairahkan event off road roda dua wilayah Jatim, khususnya zona Madura.

Sumekar Mototrack Sirkuit, Sumenep, kini menjadi aset Jatim, untuk pemerataan off road roda dua, di segmen MX dan GTX.

Dari sisi layout, lebar - panjang track, jalur by pass team rescue, paddock, jalur in-out, dinilai cukup representatif.

Hingga mendapat tanggapan positif dari masyarakat penghobi off road roda dua Jatim.

Serta para pelaku MX GTX, saat menghadiri event MX GTX, yang berlangsung di sabtu minggu silam.

Event kali ini merupakan rangkaian aktifitas, untuk menyemarakan Hari Jadi Sumenep.

Di belakangnya ada sosok penggerak yang sangat peduli dengan kemajuan GTX di Madura.

Dia adalah Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi SE Dandim 0827 Sumenep, Achmad Fauzi SH, MH Bupati Sumenep, H. Muhamad Iksan Kadis Disbudporapar Sumenep.

Selain itu juga ada Giyono, Jhoni Trident dan Ariawan Lodi ujung tombak Arya Wiraraja Otomotif Club.

Bahkan banyak pula partisipasi dan kontribusi pengusaha, saudagar dan Big Boss asal Sumenep, yang berinisiatif ikut mensukseskan.

"Dari proses pembangunan, hingga terselenggaranya event yang berjalan spektakuler ini, "salut Jhoni Trident.

Sirkuit yang memiliki panjang 1,2 KM ini, seiring perjalananya sukses mengakomodir tracker dan crosser multi level.

Artinya, untuk penajaman dan pemantapan skill tracker dan crosser new comer, sangat tepat.

"Demikian, Ketika ditinjau dari sisi safety, maupun olah fisik yang terserap dan didapat tracker maupun crosser, "tegas Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi SE.

Bahkan pit crew dan tuner pendatang baru, saya yakin improvenya akan mudah terangsang, dengan layout sirkuit, untuk menyajikan spesifikasi serta setingan yang reliable.

"Baik dari pemakaian tipe ban, setingan suspensi, final gear dan briefing soal racing line, "yakin Ariawan Lodi.

Sementara bagi tracker dan crosser senior, menilainya justru tepat, untuk training menjaga kepiawaian gaya balap.

Tapi, ada yang berpendapat justru tertantang dengan, layout track yang mengalir.

"Karena, bawaan kuda besi lebih pas dijabani dengan gasingan tengah atas, "sebut Raihan Lodi tracker penguasa kelas Bebek Standar Sumenep yang membela Unggul Alami Sembilan Cengkeh Sejati BS GTX Team, Sumenep.

Beda dengan Toni crosser Serigala Malam MX GTX Team, yang merasa teknik pemantapan racing line lebih didapat di Sumekar Mototrack Sirkuit, Sumenep.

Dari kacamata Kadek Ocha crosser asal Bali, justru lebih mengapresiasi atas kepedulian jajaran pemerhati otomotif Sumenep yang solid, demi memajukan GTX di Sumenep.

"Ketika meninjau dari antusiasnya peserta, di awal terselenggaranya MX GTX Sumenep, kuat menjadi indikasi bahwa peminat off road roda dua segmen GTX di Madura sangat tinggi, "nilai Giyono.

Sekaligus menjawab aspirasi para pelaku GTX Madura, yang dominan masih berlatar privater, yang jauh dari muatan intrik !

Dan memang tepat, pembangunan Sumekar Mototrack Sirkuit, Sumenep, dari lubuk hati paling dalam juga diproyeksikan kesana.

"Sebab tak bisa dipungkiri GTX adalah olahraga otomotif seribu umat, sebagai cikal bakal lahirnya crosser, ketika naik kelas di MX, "beber Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi SE.

Dalam skenario besarnya, event serupa intensitasnya akan kami dorong dan tingkatkan, untuk mengakomodir para pelaku GTX yang jauh dari istilah intervensi dan ini itu.

"Sekaligus, merangsang terjadinya regenerasi tracker belia potensial berakhlak, khusus dari wilayah Madura, "harap Achmad Fauzi SH, MH Bupati Sumenep.

Agar, Sumekar Mototrack Sirkuit, Sumenep, memiliki fungsi dan manfaat hebat, tanpa harus debat !

"Seperti membangun mental dan jasmani para milenial lebih sehat, serta menanamkan karakter sportif sejak dini, agar tak mudah dimanfaatkan, "tandas Ariawan Lodi.    skg/foto : doc