Menjadi event pembuka drag bike usai pandemi di akhir musim kompetisi 2021, tegas berjalan dengan aturan prokes yang termonitor oleh penyelenggara.
Event yang disuport sepenuhnya oleh PT. King Tire Indonesia ini, sejatinya pantas dinyatakan sebagai event new normal.
Sesi final kejuaraan Indonesia Drag Wars (IDW) 2021 yang berlangsung di sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Yogyakarta (23-24/10), disambut baik oleh pelaku drag bike dari penjuru Jawa.
Semua peserta telah sadar dan memahami akan pentingnya prokes, sebagai upaya bijak dan bermartabat, untuk mendukung program pemerintah.
Sepintas, selain debat kusir soal perkembangan up grade performance mesin. Awak team drag bike juga ramai, saling berbagi resep siasat mengatasi covid 19.
Otomatis, silaturakhim terajut kembali lebih harmonis, meskipun di lintasan tetap serius beradu tipis torehan catatan waktu.
Banyak rider, tuner, manager dan owner team drag bike, berharap event ini menjadi trigger, untuk memulai dan segera bangkit dari carut marut perekonomian industri kreatif segmen otomotif.

"Pemaparan ini memang rasional, terkait dengan trade mark IDW yang telah menjadi event drag bike bergengsi skala nasional, "sapa hangat Joko Suseno Team Marketing & Promosi PT. King Tire Indonesia produsen ban Kingland.
Hingga IDW sukses menjadi sarana promosi representatif, bagi industri kreatif otomotif, dari level home industri sampai pabrikan.
Efek dan pengaruh horizontalnya luar biasa, sukses bertransformasi ke alternatif lahan bisnis industri kreatif otomotif.
Seperti produsen knalpot aftermarket, bengkel bubut, builder rangka dan workshop custom suspensi.
Termasuk PT. King Tire Indonesia, satu-satunya produsen ban yang paling setia mengawal aksi-aksi rider dalam mendulang prestasi.

Kingland tampil konsisten menjadi motivator kembalinya ajang beradu gengsi, inovasi dan passion team-team drag bike level nasional yang lagi on fire.
Di event dengan tensi kompetisi yang tinggi ini, Kingland turut mensuport team-team drag bike potensial.
Seperti Brondong Proyek Racing Team, yang baru saja melangsungkan kerja sama dengan Kingland.
Kabar hangatnya performa menyeluruh ban Kingland segmen drag bike, telah menembus batas limit.
Hadirnya prestasi Kingland terbaru ini, makin mengemuka usai diuji coba sport 4 tak Brondong Proyek Racing Team, yang dinobatkan terkencang di Indonesia, pada sesi uji coba King Velox CTX-2 dan King Vellox CTX-5, bulan silam.
Dan di Grand Final IDW Openchampionship, dengan perjuangan keras, Brondong Proyek Racing, melalui kepiawaian rider Arya sukses di urutan ke 4 kelas Herex.

Performa ban Kingland yang menganut profil 50/90-17 dan 60/80-17 itu, sukses melayani bengisnya performa sport 4 tak Brondong Proyek Racing Team.
Hinga King Vellox CTX-2 dan King Vellox CTX-5 terus mengundang perhatian team-team drag bike penganut kelas herex.
Sisi lain, di event yang diramaikan kelas Fuel injection ini, Kingland turut mensuport Moon Racing Team.

Team yang diback up oleh rider potensial Derby Septian itu, sukses bertengger di urutan 5 kelas Matic 200 cc.
Juga sukses menjadi jawara ke 3, di kelas primadona yaitu "Breaker" dengan torehan waktu 7,5 detik.
"Sejauh ini, ban Kingland melalui Vellox CTX-2 dan Vellox CTX-5, sukses membangun trade mark sebagai ban seribu umat Team-Team drag bike di Indonesia, "bangga Joko Suseno.
Dengan terselip misi absolute belakangnya, tak lain menggairahkan dunia otomotif di tanah air, melalui drag bike. skg/foto : doc