Racing team privateer Sultan, hasil kolaborasi Tulungagung - Sampang, yang intens mengatrol gengsi laga road race di Jatim. Itu lantaran, Racing Team milik H. Agus Abdullah yang beken disapa Abah Dullah, mengadopsi standar manajerial Racing team Nasional !
Dalam keterangan resminya, Abah Dullah menyampaikan, "setelah mencermati tingginya tensi kompetisi di kejuaraan road race, menurut saya mutlak harus diimbangi standar kapasitas tempur kuda besi Nasional.

"Sebab, Kloningan jet darat standar tempur Nasional yang ada di Jatim, telah merata, dipakai rider-rider Rookie rival Fernando.
Point ini, menjadi skala prioritas dan konsentrasi saya, untuk menjaga gengsi Ozben Bosku Tante Gaul Racing Team, serta torehan prestasi Fernando, "tegas Abah Dullah.

Dasar pemikiran ini, seluruh unit kuda besi pacuan Fernando, dibangun dan diresearch lebih up to date.
Dari basic kuda besi yang dipakai laga kelas BH8, Rookie, Bebek 2 Tak 116 cc dan 125 cc Karesidenan.

Makin spesialnya, option part racing kompetisi, diaplikasi dari teknologi terkini.
Berkolaborasi dengan Police Enjoy Pamekasan dan Dimas Gasslor Tulungagung, spesial yang menggawangi divisi teknik.
Selain itu juga ada workshop racing KJ10 spesial menangani Bebek 2 Tak, serta engine builder Ada menggawangi Bebek 4 Tak Tune Up 130 cc.

Bahkan, Abah Dullah yang dikenal sebagai saudagar tembakau dari Sampang itu, bersama Tante Gaul, intens mengawal perjalanan research pacuan Fernando.
"Keseriusan Abah Dullah dan Tante Gaul, menghantar prestasi Fernando memang tak terbantahkan.

Saya sampai salut dan mengapresiasi, terlebih secara tak langsung ikut mengangkat pamor Sampang juga Tulungagung, serta wujud keseriusan sosialisasi regenerasi di Jatim, "puji Nanda Naufal PE 246 Manager Ozben Bosku Tante Gaul Racing Team, Sampang.
Maka menjadi hal rasional, hingga berita ini diturunkan prestasi Fernando di kelas Rookie 150 cc, di sepanjang karier di 2025 tercatat masuk lima besar Jatim.

Sederetan prestasi juga sempat ditorehkan Fernando di 2025, seperti di kelas BH8, yang menjadi kelas regular di Kejurprov Jatim Road Race.
Bahkan, di seri pembuka musim kompetisi road race 2026, saat Grand Final MCR 2025, Kediri, minggu silam, Fernando yang setia didampingi Abah Dullah dan Tante Gaul itu, tampil berkelas.

Termasuk di perhelatan "Blitar Road Race Championship 2026", di Blitar, belum lama ini, saat sesi QTT di kelas Rookie 150 cc, Fernando tercatat menjadi yang tercepat.
Fernando konsisten menjaga akurasi late braking, berlanjut rolling speed mengumpan power dan speed, setiap keluar U Turn.

Fernando mesti puas merangsek di urutan ke-5, setelah melangsungkan duel sengit dan dramatis menghadapi rival-rivalnya.
Mantapnya, di kelas Bebek 4 Tak 150 cc Open, Fernando sukses mendobrak di urutan ke-2, usai melangsungkan perlawanan sengit dengan rider-rider kawak Jatim.

Selain Fernando, Ozben Bosku Tante Gaul Racing Team, Sampang, juga dibela oleh Farel, tampil di kelas Bebek 4 Tak Tune Up 130 cc, Bebek 2 Tak 125 cc Jatim Open dan Bebek 2 Tak 116 Jatim Open. skg



















































