Preview - Motocross Kejurprov Series 1 Championship 2022, Probolinggo : PARTISIPASI DALAM PERCEPATAN SKILL CROSSER & TRACKER ATAS TINGGINYA INTENSITAS JADWAL MOTOCROSS GRASSTRACK DI JATIM

Zona tapal kuda memang numero uno, soal antusias dan tingginya minat terhadap off road roda dua.

Kalau di era 2012 kebawah, sering dihajat di kawasan pesisir selatan, sekarang agak bergeser ke tengah.

Yaitu Wilayah Sumber, Probolinggo, kembali dipercaya menjadi tuan rumah, perhelatan spektakuler Motocross Kejurprov Series 1 Championship 2022.

Sebuah daerah perbukitan sisi timur gunung Bromo, dengan alam subur, serta panorama yang iconic.

Spektakuler event yang rencana membuka 19 kelas ini, adalah bentuk perhatian dan partisipasi Pemprov IMI Jatim terhadap penjenjangan karier crosser dan tracker Jatim.

Hasil kerja bareng Pemprov IMI Jatim, JGM, BOSC dan Investor lokal yang memiliki misi visi sama ini, juga diproyeksikan untuk mempopulerkan potensi wisata, hasil perkebunan, pertanian, melalui motocross grasstrack.

Pemaparan ini, selaras dengan proses percepatan dalam pemerataan pemulihan perekonomian.

Di satu sisi ditarjetkan pada tercapainya percepatan skill, saat menanggapi tingginya intensitas jadwal motocross dan grasstrack di Jatim.

Kuat mengimplementasikan sekali dayung dua pulau terlampui !

Dengan memanfaatkan "Sahabat Tani Street Circuit, Sumber, Probolinggo", skill crosser dan tracker akan diadu, menyelesaikan handicap yang mengarah ke teknikal.

Kabar baiknya, semua crosser yang berada diatas usia 35 tahun, akan diakomodir dalam kelas MX O Plus A, B dan C.

Secara level, kapasitas dan regulasi, setara dengan Executive Motocross Jatim, Komunitas Motocross Indonesia, juga Jatim Grasstrack Motocross.

"Termasuk klasifikasi atau pengkategorian crosser, dari sisi kapasitas skill dan kemampuan bertarungnya, tak ada perbedaan, "jelas Yosia Chrismawan Wiguna SE Ketua Biro Olahraga Roda Dua MX GTX Pemprov IMI Jatim. 

Justru, Melalui dibukanya Kelas MX O Plus A, B dan C, semua crosser di usia 35 tahun ke atas itu diharapkan bisa turun bersama, tanpa adanya sekat, walaupun beda komunitas.

Hal ini juga diamini oleh Ferry "Copet" Irawan crosser kawak nasional, yang turut memberi pencerahan saat kopdar di Cafe Cak Har, Selasa silam. 

Diharapkan, dalam status Kejurprov Motocross Jatim, kelas MX O Plus A, B dan C, bisa dijadikan sebagai standarisasi kelas yang netral, tanpa intervensi maupun tendensi, terkecuali sebagai kelas kebanggaan Pemprov IMI Jatim, "bijak Yosia Chrismawan Wiguna SE. 

Sisi lain, kejuaraan yang akan berlangsung di 12-13 November 2022 itu, juga menjadi kawahcandradimuka bagi crosser yang berlaga di kelas utama.

Seperti kelas MX 50 cc, MX 65 cc, MX 85 cc, MX 125 cc, MX2 Junior dan MX2 Open.

Itu lantaran crosser yang berlaga, selain diramaikan oleh petarung dari Jatim, juga akan dimeriahkan oleh crosser dari provinsi sebelah.

Bahkan, pria yang berkecimpung di bidang usaha penyedia alat berat itu, juga siap  menanggapi carut marut info yang masuk ke Pemprov IMI Jatim, terkait klasifikasi dan status para tracker, kami akan kembali meninjau ulang.

Mengkomunikasikan dengan tracker, yang aktif berlaga.

Kalau track record prestasi soal rangking, memang sulit untuk dijadikan parameter status atau pengkategorian tracker, apakah nantinya bisa memakai solusi mengacu pada usia ?

Kajian dan penawaran ini, kami upayakan demi menjunjung sportifitas, agar terus tersaji kompetisi yang fairplay, "pungkas Yosia.   skg